entang nafasmu menyeruak hari hingga senja
Tak ada lelah menggores diwajah ayumu
Tak ada sesal kala semua harus kau lalui
Langkah itu terus berjalan untuk kami
Dua bidadari kecilmu...
Desah mimpimu berlari
mengejar bintang
Berharap kami menjadi mutiara terindahmu
Dalam semua peran yang kau mainkan di bumi
Ini peran terbaikmu
Dalam lelah kau rangkai kata bijak untuk kami
Mengurai senyum disetiap perjalanan kami
Mendera doa disetiap detik nafas kami
Ibu... kau berlian dihati kami
Relung hatimu begitu indah
Hingga kami tak sanggup menggapai dalamnya
Derai air matamu menguntai sebuah harap
Di setiap sholat malammu
Ibu...
Kami hanya ingin menjadi sebuah impian untukmu
Membopong semua mimpimu dalam pundak kami
Ibu...
Jangan benci kami
jika kami membuatmu menangis
blog lagu keren
Blog Archive
-
▼
2010
(12)
-
▼
Desember
(12)
- puisi untuk ibu
- lirik lagu kasih ibu
- lirik lagu aku tak biasa ( syahrini )
- lirik lagu kita slamanya ( bondan prakoso )
- Lirik lagu Sheila On 7 Hari Bersamanya
- lirik lagu semakin ( Dmasiv )
- lirik lagu berdiri terinjak ( Pee Wee Gaskin ft. S...
- lirik lagu tentang perasaanku ( irwansyah )
- lirik lagu percaya padaku ( ungu )
- lirik lagu tak ingin dicintai ( astrid )
- lirik lagu tanpa bintang ( anang dan aurel )
- lirik lagu i'm yours
-
▼
Desember
(12)
Diberdayakan oleh Blogger.
Pengikut
Mengenai Saya
- dima gasuri
- saya tu orangnya tu ga mo diatur tau ga?? menurut orang gw baik tapi menurut gw, gw biasa ajh..
ngomong
jam
jam
gamezzzz
musik
kasih ibu
kepada beta
tak terhingga
sepanjang masa
hanya memberi
tak harap kembali
bagai sang surya
menyinari dunia
Mungkin diriku harus pergi
Selamanya darimu
Atau ku harus mengakhiri
Cinta ini kepadamu
Selamanya darimu
Atau ku harus mengakhiri
Cinta ini kepadamu
Kini cinta ku telah kau bagi
Tak sanggup aku menghadapi semua ini
Tak sanggup aku menghadapi semua ini
Reff:
Aku tak biasa bila tiada kau di sisiku
Aku tak biasa bila ku tak mendengar suaramu
Aku tak biasa bila tak memeluk dirimu
Aku tak biasa bila ku tidur tanpa belaianmu
Aku tak biasa aku tak biasa
Aku tak biasa bila tiada kau di sisiku
Aku tak biasa bila ku tak mendengar suaramu
Aku tak biasa bila tak memeluk dirimu
Aku tak biasa bila ku tidur tanpa belaianmu
Aku tak biasa aku tak biasa
Ku coba untuk terus berlalu
Dari hatimu aku tak bisa
Bayangan itu selalu mengganggu
Di tidurku ku menangis
Dari hatimu aku tak bisa
Bayangan itu selalu mengganggu
Di tidurku ku menangis
Kini cinta ku telah kau bagi
Tak sanggup ku hadapi semua ini
Tak sanggup ku hadapi semua ini
Back to Reff:
Aku tak biasa bila tiada kau di sisiku
Back to Reff:
Aku tak biasa bila tiada kau di sisiku
Aku tak biasa bila ku tak mendengar suaramu
Aku tak biasa bila tak memeluk dirimu
Aku tak biasa bila ku tidur tanpa belaianmu
Aku tak biasa bila ku tak mendengar suaramu
Aku tak biasa bila tak memeluk dirimu
Aku tak biasa bila ku tidur tanpa belaianmu
Aku tak biasa bila tak memeluk dirimu
Aku tak biasa bila ku tidur tanpa belaianmu
Aku tak biasa bila tak memeluk dirimu
Aku tak biasa bila ku tak mendengar suaramu
Aku tak biasa aku tak biasa
Aku tak biasa bila ku tidur tanpa belaianmu
Aku tak biasa bila tak memeluk dirimu
Aku tak biasa bila ku tak mendengar suaramu
Aku tak biasa aku tak biasa
Eiyo. . . . it’s not the end, it’s just beginning
Ok detak detik tirai mulai menutup panggung
Tanda skenario… eyo… baru mulai diusung
Lembaran kertas barupun terbuka
Tinggalkan yang lama, biarkan sang pena berlaga
Tanda skenario… eyo… baru mulai diusung
Lembaran kertas barupun terbuka
Tinggalkan yang lama, biarkan sang pena berlaga
Kita pernah sebut itu kenangan tempo dulu
Pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu
Masa jaya putih biru atau abu-abu (hey)
Memori crita cinta aku, dia dan kamu
Pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu
Masa jaya putih biru atau abu-abu (hey)
Memori crita cinta aku, dia dan kamu
Saat dia (dia) dia masuki alam pikiran
Ilmu bumi dan sekitarnya jadi kudapan
Cinta masa sekolah yang pernah terjadi
That was the moment a part of sweet memory
Ilmu bumi dan sekitarnya jadi kudapan
Cinta masa sekolah yang pernah terjadi
That was the moment a part of sweet memory
Kita membumi, melangkah berdua
Kita ciptakan hangat sebuah cerita
Mulai dewasa, cemburu dan bungah
Finally now, its our time to make a history
Kita ciptakan hangat sebuah cerita
Mulai dewasa, cemburu dan bungah
Finally now, its our time to make a history
Reff:
Bergegaslah kawan tuk sambut masa depan
Tetap berpegang tangan, saling berpelukan
Berikan senyuman tuk sebuah perpisahan
Kenanglah sahabat kita untuk slamanya
Bergegaslah kawan tuk sambut masa depan
Tetap berpegang tangan, saling berpelukan
Berikan senyuman tuk sebuah perpisahan
Kenanglah sahabat kita untuk slamanya
Satu alasan kenapa kau kurekam dalam memori
Satu cerita teringat didalam hati
Karena kau berharga dalam hidupku, teman
Untuk satu pijakan menuju masa depan
Satu cerita teringat didalam hati
Karena kau berharga dalam hidupku, teman
Untuk satu pijakan menuju masa depan
Saat duka bersama, tawa bersama
Berpacu dalam prestasi (huh) hal yang biasa
Satu persatu memori terekam
Di dalam api semangat yang tak mudah padam
Berpacu dalam prestasi (huh) hal yang biasa
Satu persatu memori terekam
Di dalam api semangat yang tak mudah padam
Ku yakin kau pasti sama dengan diriku
Pernah berharap agar waktu ini tak berlalu
Kawan kau tahu, kawan kau tahu kan?
Beri pupuk terbaik untuk bunga yang kau simpan
Pernah berharap agar waktu ini tak berlalu
Kawan kau tahu, kawan kau tahu kan?
Beri pupuk terbaik untuk bunga yang kau simpan
Back to Reff: 4x
Hari telah terganti
Tak bisa ku hindari
Tibalah saat ini bertemu dengannya
Tak bisa ku hindari
Tibalah saat ini bertemu dengannya
Jantungku berdegup cepat
Kaki bergetar hebat
Akankah aku ulangi merusak harinya
Kaki bergetar hebat
Akankah aku ulangi merusak harinya
[*]
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Beri aku kekuatan
‘tuk menatap matanya
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Beri aku kekuatan
‘tuk menatap matanya
[**]
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Lancarkanlah hariku
Hariku bersamanya
Hariku bersamanya
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Lancarkanlah hariku
Hariku bersamanya
Hariku bersamanya
Kau tahu betapa aku
Lemah dihadapannya
Kau tahu berapa lama
Aku mendambakannya
Lemah dihadapannya
Kau tahu berapa lama
Aku mendambakannya
Back to [*][**]
Tuhan tolonglah (beri kesempatan)
Tuhan tolonglah (beri kesempatan)
Back to [*][**]
Hariku bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Tuhan tolonglah
Hari bersamanya
Tuhan tolonglah
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Tuhan tolonglah
Hari bersamanya
kamu yang kini memikat hatiku
sungguh ku ingin lebih dekat denganmu
beri aku waktu tuk buktikan kepadamu
sungguh ku ingin memiliki hatimu
sungguh ku ingin lebih dekat denganmu
beri aku waktu tuk buktikan kepadamu
sungguh ku ingin memiliki hatimu
semakin ku memikirkanmu
semakin ku menggilaimu
kau bintang di hatiku
terangi setiap langkahku
semakin ku menggilaimu
kau bintang di hatiku
terangi setiap langkahku
beri aku waktu tuk buktikan kepadamu
sungguh ku ingin memiliki hatimu
sungguh ku ingin memiliki hatimu
repeat reff [4x]
Ada kala ku terjatuh menahan perih
Namun luka yang t’rus kau hempaskan
Kini tak berarti
Namun luka yang t’rus kau hempaskan
Kini tak berarti
Ku tetap berdiri apapun kujalani
Ku tetap berdiri apapun kuhadapi
Ku tetap berdiri apapun kuhadapi
Berdiri terinjak hadapi hidupku
Berdiri beranjak kau bukan lawanku
Camkan apa yang ku ucap
Berdiri beranjak kau bukan lawanku
Camkan apa yang ku ucap
Langit pun ‘kan benderang
Menyambut hidup terang
Menyambut hidup terang
Biarkan ku di sini semua mata kan menatap rendah
Ku akan terus keras bernyanyi
Ku akan terus keras bernyanyi
Langganan:
Komentar (Atom)
